Bigo Live Akan Diblokir?

Jakarta – Terhitung mulai sejak 1 Desember 2016, Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kemkominfo) sudah memblokir Domain Name Sistem (DNS) dari service live streaming Bigo Live.

bigo-live

Disibakkan Pelaksana Pekerjaan Biro Humas Kemkominfo Noor Iza, pihaknya sendiri telah mengincar aplikasi yang digemari golongan milenial itu mulai sejak awal November.

” Ada laporan tentang Bigo Live, lalu kami mengevaluasi content di dalamnya. Sepanjang November kami kontak pihak Bigo Live baik lewat e-mail serta alamat yang ada. Tetapi tak ada respon hingga ditetapkan untuk diblokir, ” katanya didapati di sela acara Energizing Digital Economy oleh IndoTelko di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Noor mengatakan, argumen pihaknya memblokir aplikasi itu lantaran ada content dewasa di dalamnya. Walau telah diblokir DNS-nya, aplikasi Bigo Live masihlah dapat dibuka, cuma saja fitur-fiturnya tidak berperan dengan maksimal seperti terlebih dulu.

Sesudah diblokir, pihak Bigo Live berjumpa dengan pihak Kemkominfo. ” Iya, memanglah ada pertemuan Bigo Live serta Kemkominfo dua hari kemarin. Namun itu bukanlah negosiasi Bigo Live untuk buka blokir. Kami belum banyak bicara, ” papar Noor.

Lalu, mungkinkah pemerintah akan buka pblokir DNS Bigo Live?

Sesaat ini, tuturnya, Kemkominfo konsentrasi pada pemblokiran karena ada content dewasa didalam Bigo Live. Oleh karenanya, pemerintah akan selalu lakukan penilaian serta menanti perubahan tentang bebrapa content di aplimasi itu. ” Bila masihlah ngeyel, aplikasinya dapat diblokir. Saat ini kita block lantaran kontennya, ” ucap Noor.

Menurut dia, dapat saja Kemkominfo buka blokir DNS Bigo Live. Cuma saja, pembukaan blokir dikerjakan bila Bigo telah mematuhi ketentuan di Indonesia, yaitu menyingkirkan bebrapa content dewasa di dalamnya.

Terkecuali Bigo Live, sesungguhnya Kemkominfo juga memerhatikan aplikasi yang lain yang mungkin saja saja menayangkan content dewasa. Pihaknya menanti laporan sambil selalu mencermati aplikasi video live streaming yang ada content porno di dalamnya.

Sesaat, usaha Kominfo untuk memblokir aplikasi sama yang lain lantaran diguga menayangkan content dewasa juga. Noor menjawab kalau Kominfo masihlah selalu mencermati bebrapa aplikasi video yang disangka ada content pornonya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *