Demi Lingkungan, Apple Bakal Stop Bikin iPhone Pakai Hasil Tambang

Screenshot_3

Apple berkemauan cuma memakai material yang dapat diperbaharui untuk lini produknya. Hal semacam ini sehubungan dengan kampanye ramah lingkungan yang dijunjung tinggi sang pabrikan Cupertino.

” Kami menantang diri kami untuk satu waktu kelak mengakhiri ketergantungan pada pertambangan, ” demikian tercantum di Environmental Responsibility Report 2017 yang launching Apple, seperti dilaporkan Techcrunch serta dikumpulkan KompasTekno, Jumat (21/4/2017).

Di ketahui, material product Apple serta vendor piranti elektronik keseluruhannya sampai kini memakai hasil tambang yang tidak dapat diperbaharui hingga mengeruk sumber daya di bumi. Umpamanya saja kobalt sebagai bahan basic baterai lithium, dan tembaga, timah, serta tungsten.

Baca Juga : Harga Lemari Olympic

Walau optimis dapat membuat lini iPhone, iPad, Macbook, serta product yang lain dari sumber daya yang dapat diperbaharui, Apple sejatinya belum temukan mekanisme yang cocok. Hal semacam ini disadari Vice President of Environmental, Policy, and Social Initiatives Apple, Lisa Jackson.

” Kami sesungguhnya lakukan hal yang tidak sering kami kerjakan, yaitu menginformasikan satu tujuan sebelumnya kami betul-betul tahu bagaimana caranya meraihnya, ” kata dia.

” Kami sedikit gugup, namun kami juga memikirkan kalau melindungi lingkungan begitu utama lantaran kami meyakini tehnologi sejatinya mesti berguna karenanya, ” ia memberikan.

Terkecuali beresiko positif untuk lingkungan, pemakaian material yang dapat diperbaharui juga dapat menghindar penyalahan hak asasi manusia. Insiden seperti pemakaian tenaga kerja anak di tambang kobalt serta perseteruan di lokasi kaya mineral dapat dihindari.

Sebelumnya meraih tujuan ambisiusnya, Apple sesumbar bakal lakukan langkah simpel yaitu mengimbau beberapa pemakai product Apple untuk merekondisi piranti lamanya lewat program ” Appel Renew “.

” Kami memakai tehnik rekondisi yang inovatif, umpamanya saja robot perakit, hingga material-material product yang baik dapat disaring untuk dipakai ke product baru, ” demikian tercantum pada laporan Apple.

Anjuran dari Greenpeace

Gagasan Apple ini didukung dari beragam pihak. Tetapi, ada anjuran penambahan dari organisasi lingkungan Greenpeace. Organisasi non-profit itu memohon Apple memiliki komitmen tidak hanya dalam penghematan hasil tambang, tetapi juga untuk bikin piranti yang tahan lama serta mudah diperbaiki.

Pasalnya, product dengan usia pemakaian yang panjang juga dapat menghemat mengkonsumsi hasil tambang. Greenpeace juga mengimbau vendor lain untuk ikuti jejak Apple, sekurang-kurangnya memerhatikan efek produksi untuk lingkungan.

” Brand besar lain seperti Samsung, Huawei, Microsoft, mesti cepat sesuaikan dengan Apple, bila tidak ingin ketinggal di belakang, ” kata perwakilan Greenpeace.

Di ketahui, Samsung sendiri telah memiliki komitmen untuk merekondisi sejumlah 4, 3 juta unit Galaxy Note 7 yang terlebih dulu ditarik dari peredaran lantaran riskan meledak. Hasil rekondisi itu akan di pasarkan di sebagian negara berkembang yang mengizinkan jual-beli hp daur lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *